Category: Laporan Wisata

Bawa Bayi Liburan ke Pulau Tidung Apa Aman?

Bawa Bayi Liburan ke Pulau Tidung Apa Aman? – Sebenarnya planing saya untuk hepi-hepi holidei itu kelas saja, tunggu Kanda (anak pertama) kami berusia 4 tahun, dan anak ke-2 Kayama berusia 2 tahun, biar gak begitu rempong begitu awalnya. Namun ajakan teman kerja, rayuan, bujukan sehingga menjadikan saya merasa “ahh iya masak bisa gara-gara anak-anak, gara-gara aku sudah emak-emak aku ga bisa memberikan sebuah jalinan yang dilandaskan keakraban sesama karyawan? Lalu liburan kemarin bertepatan dengan pemberian MPASI pertama Kayama, sudah whatsapp-an ama rumah sakit anak “mom. jgn terlalu menilai buruk yang instant, semua produk bayi tak cuma dibuat sembarangan, jangan memaksakan diri utk sebuah kerepotan yang tak wajar, lalu alhasil jadilah berangkat liburan sembari mengangkut MPASI instant, toh kayama baru latihan makan palingan banyak yang dilepeh.

Pulau Tidung

Pilihan liburan adalah Pulau Tidung di bahari seribu, memang bukan sebuah tujuan berwisata untuk anak kecil mengingat perjalanannya lumayan menyedot tenaga, tapi ingat ini hanya utk sebuah rasa keakraban sesma rekan selain minggu, akhirnya sudah disepakati maksimal jam 3. 30 WIB sudah berkumpul di dermaga Muara Angke, dan dari jam 4 awal aku sudah bangun, membuat bekal makan, memastikan bawaan jangan ada yang tertinggal. Ban renang anak dan alat pompanya telah disiapkan, baju-baju anak dan lain-lain, fiiuhh cuman untuk 2 hari 1 malam lumayan bawaannya. Jam 5. 30 WIB mobil rental datang kami, aku ijin sholat shubuh terlebih dahulu setelahnya langsung menggendong anak-anak yang tetap lelap. Separuh perjalanan kedua bocah terdiri dan seperti biasa sapaan mami papi “assalamualaikum duo KYH” disambut senyuman mereka dan kekagetan si sulung kanda “wow. wow” katanya, begitu kesadaran full mami beraksi memandikan kanda ala rumah sakit pakai tisu khusus mandi, lap sana set. set selesai deh berpakaian, dilanjutkan kemudian adiknya set. set. beres pun dan ternyata sodarah jalan masuk ke pelabuhan maceeet, ini sudah menunjukkan jam 5. 25 dan teman-teman sudah bertanya keberadaanku dan berhasil akhirnya bisa bertemu.

Suasana yang padat sempat membuat anak-anak sekilas gerah jadi supaya nyaman seharusnya pukul 5 sudah harus tiba dipelabuhan yup. Kemudian kami menuju kapal untuk nyebrang, kapal biasa yang berkapasitas lebih dari 310 orang, sebenarnya bisa saja memilih kapal cepat menggunakan AC dan nyaman tapi ujung-ujungnya tarif yang dibutuhkan pasti lebih banyak lalu siapapun bisa enjoy dalam kenyamanan, jadi ini sebuah pengalaman bagi kami Mampukah anak-anak enjoy didalam keterbatasan? Alhamdulillah untuk didalam kapal 3 jam perjalanan pada air dengan penumpang yang membludak telah lumayan membuat gerah dan mual, kanda masih bisa bermain kesana sini, mendaki kapal, papi nya yang kecapean. Sangat kapal jalan maka mami mengganti jaket anak-anak menjadi baju tanpa lengan suapaya tidak gerah dan alhamdulillah sampai tiba tidak ada masalah, sementara anak-anak kecil yang ada di seluruh dunia banyak yang menangis dan muntah. Sebagian komentar “duh bu asik banget anaknya anteng ya” cuman bisa senyum menghalau mual sembari bergumam “gueh yang ingin nagis nih” hiiiksss punya anak nan anteng dan super aktif cukup menyedot tenaga tapi alhamdulillah sih rasa eneg terabaikan dengan kelasakan kanda.

Kami menginap sebentar, home stay 1 kamar tidur menggunakan tempat tidur di ruang TV dan room, ber AC 1/2 PK, ada TELEVISI dan dispenser sebenarnya sudah cukup OK untuk harga paket 250 ribuan, tiket ini sudah termasuk bayar sepeda, konsumsi 3x tanpa snorkeling. Selanjutnya kami lunch dengan pepes ikan, sedap karena ikannya segar, setelah kenyang kita istirahat lalu waktu ini anak-anak tertidur juga, lalu jam 3 sore baru kita dilanjutkan untuk jalan-jalan. Anak-anak sudah puas menginap, emak dan papai juga sdh fresh. Teman-teman kantor lanjut ke water sport, namun mami papi memilih lokasi lain dimanakah bisa bermain dengan anak. Ternyata bila sudah memiliki anak maka orientasi kebahagiaan berlibur itu berubah, pemandangan indah terabaikan dengan senyum kebahagiaan anak-anak, hal tersebut justru menjadi keindahan yang dicari. Kami memilih mengajak kanda bermain pasir lalu bermain ombak. Tapi ternyata kanda lumayan kaget melihat laut, mungkin dibenaknya “apa ini kok airnya banyak banget” kok ga ada batasnya seperti kolam renang? ” akhirnya untuk 1 jam pertama kanda bisa mau bermain pasir dibbbir pantai. Kebeneran kami ke pantai saung, adem lokasinya, ada pondok-pondok, ayunan diatas air laut lalu ketinggian air hanya sepaha orang berbunga. Well akhirnya ban renang anak pula dipompa, awalnya dgn pompa yang aku bawa tapi ternyata karena kebanyakan sepeda motor adalah sepeda maka hampir disetiap lokasi ada bengkel sepeda, ya sudah ambil dipompa sana saja, kayamapun akhirnya kami cemplungkan ke laut, aku biarkan ia terbawa ombak ketengah, kemudia aku berlari sambil teriak “kayama. kayama” si anak pun tersenyum kegirangan, sedikit rasa payau membuat lidahnya menjilat-jilat bbibirnya. Kanda tetap asik bermain pasir sampai akhirnya dijam ke 2 baru mau berjalan kea laut dan seterusnya dia bahagia.

Paket Pulau Tidung

Jam 3. 15 WIB kamipun meninggalkan saung, waktu itu kami naik becak motor karena telah kapok naik sepeda tadi. tawar menawar aja untuk harganya, sesampainya dihomestay kamipun rehat menunggu maghrib, sholat dan makan malam. Rencananya adalah barbeque tapi aku yang telah lelah memutuskan untuk mengajak anak menginap saja, kebenaran setiap malam anak-anak lelap dijam delapan malam. Alhamdulillah bangun awal anak-anak tersenyum, dan sudah terbiasa Berendam pagi maka jam 5. 30 keluarga diajak mandi, setelahnya kami naik becak lagi menuju “Jembatan Cinta” kalau digoogle mah gambarnya ya bagus banget, namun kalau faktanya karena dipadati pengunjung yup jadi biasa saja, katanya bagi nan sudah berumah tangga maka akan langgeng pernikahannya bila ke Jembatan Cinta. aamiinkan sajalah ya namanya juga pengharapan berkelas hehhee. Disepanjang jembatan cinta kita dapat melihat orang-orang yang melakukan water sport, tak butuh lama untuk disini karena kedalamannya air juga tidak aman untuk keluarga, lalu kami berkeliling saja menggunakan becak, melewati penjara “bu disini lagi berada bule jerman yang disel karena bungkus narkoba” ohh i see pak berada beritanya di TV, iya bu gara-gara Jokowi hukum mati kemarin buke-bule tersebut cepat aja ngakunya “kami jujur asala jangan dihukum mati”.

Dan akhirnya pukul 9 kami meninggalkan homestay, menuju dermaga dan pulang, karena penyebrangan yang pertama saya jamin kapal tidak sepenuh berangkat dan sebab sudah pengalaman bahwa kanda akan amat lasak maka akhirnya aku memutuskan meminumkan antimo, begitu masuk kapal kantuknya pula datang dan dia pulas sampai perahu mendarat diangke. Dan kesemipulannya justru travel kali ini membuat mami makin semangat utk merencanakan trip berikutnya, ternyata kerempongan tersebut kalo kita jalankan dengan doa kebahagiaan maka hasilnyapun bahagia, teman-teman bisa nyaman dan mami papi punya pengalaman. “mi berarti next trip bisa ke Denpasar ya kata si papi” diatas perahu. Berlibur ke Pulau Tidung:

  • Sebaiknya sewa tour guide cari paketan, karena banyak nan datang sendiri dan susah mendapatakan homestay
  • Biaya paket kami 250. ribu (sudah termasuk homestay, sepeda, barbeque, harga kapal PP, makan 3x)
  • Nan tidak bisa naik sepeda ada becak sepeda motor dan tawarlah sebaik-baiknya
  • Bawa amenitis anak yang cukup, snack, susu, popok, baju tanpa lengan buat diatas perahu yang panas, baju renang, ban snorkeling anak, handuk dan mainan anak utk selama menyebarang karena lumayan lama 30 jam.
  • Air panas diatas perahu ada jadi kalau gak mau repot dapat diskip membawanya
  • Sebaiknya pilih ranking diatas kapal, atau kalo mau berikut pilih bagian belakang atau depan perahu supaya anak-anak tidak gerah dan tidak oksigen
  • sediakan antimo karena terpaan ombak laut tidak bisa diprediksikan
  • Sudah semestinya ambil pelampung yang ada dikapal untuk jaga-jaga
  • Utamakan kebahagian anak

Artikel referensi:

  1. Wisata ke Pulau Pari
  2. Wisata ke Pulau Pramuka
  3. Wisata ke Pulau Harapan

10 Kawasan Wisata di Tasikmalaya yang Sayang bila Terlewatkan

10 Kawasan Wisata di Tasikmalaya yang Sayang bila Terlewatkan

1. Curug Cihanjuang Tasikmalaya

Tempat wisata di Tasikmalaya pertama ialah curug cihanjuang. Curug ini berada di Ds Santana Mekar, Kecamatan Cisayong Tasikmalaya. Curug ini pun terbilang tak banyak didatangi oleh wisatawan. Persisnya curug ini masih natural dan bersih. Paling direkomedasikan untuk kamu yang senang dengan wisata tersembunyi.

2. Curug Ciwatin Tasikmalaya

Obyek wisata di Tasikmalaya yang amat sayang bila terlewatkan berikutnya yakni curug ciwatin. Curug ini berada di Desa Linggalaksana Kec. Cikatomas Tasikmalaya. Perlu perjuangan yang cukup keras untuk dapat tiba di curug yang begitu keren ini. Yuk menuju alun kec. cikatomas kemudian belok kanan serta ikuti jalan tersebut sampai ke satu jemabatan. dari jembatan curug ini telah terlihat. Dan diteruskan dengan jalan kaki sebentar tidak sampai 5 menit. jarak dari alun laun kec. hingga curug ini pun lumayan dekat yakni hanya kurang lebih 6 km. akses jalan menuju ke curug ini pun tidak sesukar akses jalan menuju curug cimanintin dan pantai karang tawulan.

3. Curug Batu Blek

Obyek wisata di tasikmalaya lebih detail yakni Curug batu blek. Curug ini berada di Desa Santana Mekar kec. Cisayong Tasikmalaya. Akses jalan menuju ke lokasi masih tergolong sulit, kita musti melalui jalanan yang berbatu serta masih tanah memakai kendaraan bermotor. berikutnya dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui lembah serta pematang sawah.

4. Curug Koja

Obyek wisata di Tasikmalaya berikutnya yaitu curug koja. Curug koja berada di Desa Linggajaya Kec. Cikatomas Tasikmalaya. untuk menuju tempat itu kamu musti menelusuri sungai, melalui pematang sawah serta lembah.

5. Curug Putih

Berikutnya, curug putih jadi area wisata di Tasikmalaya yang sayang bila terlewatkan. Curug ini sendiri berada di kaki gunung galunggung serta tepatnya berada di Kp Cipeuteuy Ds Santana Mekar Kec. Cisayong Tasikmalaya. Perjalanan menuju ke air terjun ini juga tidaklah gampang kamu musti melalui lembah serta menelusuri sungai.

6. Curug Sawer Mandalamekar

Masih berupa air terjun, curug sawer madalamekar jadi obyek wisata di Tasikmalaya yang dapat kamu datangi berikutnya. Curug ini berada di Desa Mandalamekar Kec. Jatiwaras Tasikmalaya. Akses jalan menuju curug ini begitu terjal dan lumayan susah. jadi kami sarankan untuk kamu yang bakal berkunjung ke kawasan ini dihimbau untuk terus hati-hati.

7. Kebun Teh Taraju

Rupanya Tasikmalaya pun memiliki kebun teh. Nah, kebun teh Taraju jadi, tujuan wisata di Tasikmalaya yang jangan sampai kamu lewatkan. Kebun teh ini sendiri mempunyai luas sekitar 2.062 h mencakup 1.329 h yang menjadi hal milik rakyat serta 732 h yang menjadi hal milik swasta. Kebun teh ini terletak sekitar 48 kilometer dari pusat kota tasikmalaya. Bisa didatangi memakai kendaraan umum. ataupun pribadi. Area kebun teh ini berada di Jln. Raya Taraju, 46472, Deudeul, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat 46474

8. Tonjong Canyon

Tonjong Canyon jadi obyek wisata di Tasikmalaya berikutnya yang sayang bila kita lewatkan. Alamat objek wisata alam ini berada di Desa Nagrog Kec. Cipatujuh Tasikmalaya. Keistimewaan dari wisata alam itu yaitu mempunyai batu-batuan seperti green canyon di amerika serta wisata lubang sewu di wonosobo. Disini pun terdapat air terjun yang asyik tuk berlibur.

9. Curug Arjuna

Obyek wisata di Tasikmalaya Tapi masih berupa air terjun, yaitu air terjun arjuna yang berada di Desa Santan Mekar Kec. Cisayong Tasikmalaya. Wisata ini terbilang yang masih tak banyak didatangi wisatawan sebab akses jalan menuju ke curug arjuna tidak mudah.

10. Curug Cileutak

Obyek wisata di Tasikmalaya berikutnya ialah curug Cileutak. Curug ini berada di Desa Sindang Asih Kec. Cikatomas tasikmalaya. Curug ini dapat jadi wahana bermain air yang istimewa untuk kamu sebab curug ini aman dipakai untuk berenang. Tapi harus ada sedikit upaya yang lebih untuk dapat sampai ke curug yang keren ini. Sangat sayang sekali bila dilewatkan.